Malam itu,
pertelingkahan tercetus,
pabila lidah saling bertikam,
mana pangkal mana hujung,
keliru tidak mengerti...
Malam itu,
segalanya terungkap,
akan persoalan jiwa hati,
yang kian mendesak,
jiwa dan sanubari,
yang kian meronta kalbu..
Malam itu,
sang rembulan bintang menjadi saksi,
akan keterlanjuran tingkah,
sang arjuna hati,
yang dulunya menjadi idaman kalbu,
sungguh dia tidak terduga,
akan kekejaman yang diterima,
namun apakan daya,
warna hati yang dulu mekar,
kini kian kusam layu,
dek kerna keterlanjuran tingkah itu...
Malam itu,
sungguh dia nekad,
biarpun hati sang arjuna luluh,
merayu meminta,
akan kemekaran warna hati itu,
namun si dia,
telah kunci mati segalanya,
hanya kerna satu tingkah,
yang menjadi bisa duri,
yang semakin menjadi parah,
berbekas di hati nurani...
17 April 2011
maaf~
Saturday, 25 June 2011
Monday, 2 May 2011
WAHAI KAU KU CINTA
wahai kau ku cinta.
ku ingin kau pinta,
agar hatiku tetap cinta,
padamu yang ku cinta
wahai kau ku cinta,
ku ingin kau bisa,
untuk terus meminta,
agar kekal cinta antara kita
wahai kau ku cinta,
ku tak mahu menyinta,
zahir dirimu saja,
kerna ku mahu cinta,
dirimu setulus jiwa cinta
wahai kau ku cinta,
rindu ku tak bisa,
lupakan kau yang ku cinta,
kerna ku hanya ingin tetap cinta
wahai kau ku cinta,
ku tak mahu kau puja,
diriku cintaku yang kau cinta,
kerna masih ada,
pada-Nya yang perlu kau puja
*berbicara akan hati rindu,
kasih akan bicara hati,
kasih pada si rindu..
ku ingin kau pinta,
agar hatiku tetap cinta,
padamu yang ku cinta
wahai kau ku cinta,
ku ingin kau bisa,
untuk terus meminta,
agar kekal cinta antara kita
wahai kau ku cinta,
ku tak mahu menyinta,
zahir dirimu saja,
kerna ku mahu cinta,
dirimu setulus jiwa cinta
wahai kau ku cinta,
rindu ku tak bisa,
lupakan kau yang ku cinta,
kerna ku hanya ingin tetap cinta
wahai kau ku cinta,
ku tak mahu kau puja,
diriku cintaku yang kau cinta,
kerna masih ada,
pada-Nya yang perlu kau puja
*berbicara akan hati rindu,
kasih akan bicara hati,
kasih pada si rindu..
Subscribe to:
Posts (Atom)

